Beribadah Sekalian Wisata, Ini 5 Masjid Harus Kamu Datangi di Makassar

Kecuali tempat beribadah umat Muslim, masjid dapat juga jadi tujuan wisata religi. Keelokan bangunan dengan keunikan arsitektur umumnya jadi daya tarik tertentu. Di Makassar, terdapat beberapa masjid yang dapat kamu datangi. Di celah kesibukan beribadah, kamu dapat mengenali semakin dekat bangunannya. Masjid pas menjadi tempat ngabuburit mendekati buka puasa. Dari beberapa ribu bangunan, enam masjid ini wajar jadi arah prioritasmu bila bertandang ke Makassar. Data infonya digabungkan dari Direktorat Jenderal Tuntunan Warga Islam, Kementerian Agama.

1. Masjid Al Markaz Al Islami

Sampai sekarang ini adalah masjid termegah di Makassar serta Sulawesi Selatan. Terbagi dalam bangunan tiga lantai, masjid Al Markaz dapat memuat sampai 50 ribu jemaah. Corak bangunannya didominasi warna hijau, untuk lambang Islam yang menyejukan. Style masjid ini di inspirasi dari Masjidil Haram di Makkah, serta Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Masjid Al Markaz Al Islami berdiri di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Bontoala. Semasa Ramadan, pekarangan masjid jadi pasar malam dengan beberapa barang kepentingan warga. Masjid ini diperlengkapi dengan aula, koperasi, pusat pendidikan, kantor sekretariat serta kantor Majelis Ulama Indonesia cabang Sulawesi Selatan.  Di Makassar, terdapat beberapa masjid yang dapat kamu datangi. Di celah kesibukan beribadah, kamu dapat mengenali semakin dekat bangunannya. Masjid pas menjadi tempat ngabuburit mendekati buka puasa. Dari beberapa ribu bangunan, enam masjid ini wajar jadi arah prioritasmu bila bertandang ke Makassar. Data infonya digabungkan dari Direktorat Jenderal Tuntunan Warga Islam, Kementerian Agama, Selasa.

2. Masjid Raya Makassar

Masjid ini mengundang perhatian dengan mode arsitektur yang mengambil style Timur Tengah serta sentuhan Mediterania. Cukup banyak orang yang mengatakan untuk masjid terindah di Makassar. Masjid Raya Makassar diresmikan di tahun 1949 serta alami pemugaran keseluruhan pada 1999 sampai 2005, serta sekarang dapat memuat sampai 10 ribu jemaah. Masjid Raya Makassar berdiri di Jalan Jenderal M Jusuf, di atas tempat seluas 13.912 mtr. persegi. Dana awal pembangunan masjid cuma Rp. 60 ribu, yang diprakarsai KH Ahmad Bone, seorang ulama asal Kabupaten Bone. 2 tahun selanjutnya masjid diresmikan dengan habiskan ongkos Rp1,2 juta.

3. Masjid terapung

Nama aslinya ialah Masjid Amirul Mukminin. Tetapi semakin diketahui dengan nama Masjid Terapung sebab dibuat di atas laut, pada teritori Anjungan Pantai Losari. Masjid dengan kemampuan 500 jamaah ini punyai dua kubah dengan diameter 9 mtr.. Di bawah kubah itu pengunjung dapat nikmati alam ciptaan Tuhan lewat embusan angin pantai. Bangunan masjid ini menggabungkan ide kekinian serta sentuhan islami. Masjid yang bertemu dengan rumah kedudukan Wali Kota Makassar ini disebut untuk masjid terapung pertama di Indonesia.

4. Masjid Muhammad Cheng Ho

Seperti di Semarang serta Palembang, Masjid Cheng Ho ada juga di Makassar. Serta ada dua tempat. Yang pertama di teritori Tanjung Bunga, sedang satunya ada di Jalan Tun Abdul Razak, yang masuk Kabupaten Gowa.  Dibuat oleh Persatuan Muslim Tionghoa, Masjid Muhammad Cheng Hoo menunjukkan keberadaan kehadiran masyarakat Muslim Tiongkok di Makassar. Kombinasi nuansa Timur Tengah, Tiongkok, serta sentuhan budaya Bugis Makassar jadi kelebihan serta kekhasan masjid ini. Sentuhan Tionghoa khususnya bisa disaksikan dari supremasi merah dan kuning pada bangunan masjid, sesaat bangunan persegi melambangkan nilai Bugis assulappa’appa.

5. Masjid Al-Fatih Al-Ansar Makassar

Masjid Alfatih Al-Anshar populer sebab kekhasan arsitektur bangunannya yang seperti bangunan Kabbah di Makkah, Arab Saudi. Masjid ini terdapat di jalan Paccinang Raya, Kelurahan Tello, Kecamatan Panakukang, Makassar. Semenjak diresmikan mendekati bulan Ramadan tahun 2015, masjid ini tetap menarik perhatian pengunjung. Sisi dalam masjid diatur rapi hingga jemaah nyaman begitu lama.

Baca juga: 6 Bukti Unik Masjid 99 Kubah yang Jadi Simbol Baru Kota Makassar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *