Ketidaksamaan Fundamental Bulutangkis Outdoor serta Bulutangkis Indoor

Bersama-sama HSBC, BWF lakukan upacara peluncuran AirBadminton di halaman luar Tianhe Gymnasium, Guangzhou, China. AirBadminton juga diinginkan dapat jadi tipe olaharaga badminton dengan style baru yang lebih bisa dilaksanakan oleh beberapa orang di dunia. Dikutip BolaSport.com dari situs BWF, wawasan riset mengenai AirBadminton telah dilaksanakan semenjak Juni 2013. Kampus Tehnologi Nanyang (Nanyang technological University/NTU) di Singapura sukses jadi juara tender dalam riset AirBadminton. BWF bersama-sama NTU juga giat lakukan riset AirBadminton termasuk juga dari sisi tipe kok yang dinamakan AirShuttle. AirBadminton memanglah belum jadi cabang olahraga yang betul-betul diresmikan. Tetapi, BWF sudah membuat peraturan mengenai AirBadminton yang mempunyai ketidaksamaan fundamental dengan badminton indoor.

Berikut beberapa ketidaksamaan fundamental dari Airbadminton dengan badminton indoor

1. Tipe Lapangan

Bila badminton indoor memakai lapangan karpet biasa, AirBadminton gagasannya akan memakai tiga tipe lapangan yang lain. Ke-3 tipe lapangan itu ialah lapangan pasir pantai, lapangan hijau, serta lapangan keras (hard).

2. Ukuran Lapangan

Ukuran atau dimensi lapangan AirBadminton sedikit bertambah panjang daripada lapangan yang dipakai untuk badminton indoor. Bila lapangan badminton indoor mempunyai panjang 13,4 mtr., lapangan AirBadminton mempunyai panjang 16 mtr..

3. Net

Tinggi net yang dipakai pada badminton indoor setinggi 1,5 mtr.. Sama yang dipakai untuk tipe lapangan hard serta rumput. Mengenai pada tipe lapangan pasir pantai, net yang dipakai setinggi 1,45 mtr. alias bertambah pendek dari dua tipe lapangan yang lain sebab mempertimbangkan peluang permukaan pasir yang akan makin turun waktu diinjak oleh beberapa pemain.

4. AirShuttle

Shuttlecock atau kok yang dipakai pada AirBadminton bukan datang dari bulu angsa, tetapi dari purwarupa nilon yang telah direncanakan demikian rupa oleh NTU. Bentuknya juga bertambah unik sebab mempunyai lubang-lubang pada tiap sisinya sama warna merah muda. Bentuk itu diduga untuk menahan masalah angin waktu AirShuttle dimainkan. Walau memakai shuttlecock tidak sama, raket yang dipakai pada AirBadminton masih sama dengan raket badminton indoor.

5. Ada Dead Zona.

Di atas lapangan AirBadminton, diilustrasikan ada dead zona yang ada di tempat pukulan drop shot di muka net. Dead Zona mempunyai panjang dua mtr. diukur dari net, pada semasing bagian lapangan pemain. Semasing pemain harus berupaya keras tidak untuk biarkan AirShuttle jatuh dibagian tempat itu.  Bila pemain biarkan AirShuttle datang di dead zona, karenanya dihitung untuk fault, serta dapat memberi point dengan gratis buat musuh.

Baca juga: Jual Karpet Bulu tangkis / Badminton Murah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *